Rencana Pengukuhan Pengurus Yayasan Keluarga Besar Puak Melayu Trah Kesultanan (YKBPMTK) Kalimantan Barat Pada Tanggal 06 Juni 2026

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SINGKAWANG, Garudapost.id Kalbar – Yayasan Keluarga Besar Puak Melayu Trah Kesultanan (YKBPMTK) Kalimantan Barat resmi merencanakan pengukuhan kepengurusan periode 2026-2031. Acara bersejarah tersebut dijadwalkan digelar pada Sabtu, 6 Juni 2026 bertempat di lingkungan Pemerintah Kota Singkawang.

Ketua Panitia Pengukuhan, Golbar Aryanto, menyampaikan bahwa persiapan teknis acara saat ini sudah mencapai 85 persen.

“Tanggal 6 Juni 2026 kita pilih karena bertepatan dengan bulan baik dalam penanggalan Melayu, sekaligus memberi waktu yang cukup bagi seluruh kerabat trah se-Kalimantan Barat untuk hadir,” ujarnya.

Dalam pengukuhan ini, insya Allah akan dihadiri oleh perwakilan dari 10 Kerajaan yang tersebar di Kalimantan Barat. Di antaranya adalah Kerajaan Matan, Kerajaan Tayan, Kerajaan Sanggau, Kesultanan Pontianak, Kerajaan Sintang, Kerajaan Sekadau, Kerajaan Mempawah, Kesultanan Sambas, Kerajaan Simpang, dan Kerajaan Landak.

Agenda Utama:

– Pembacaan Ikrar Trah Kesultanan serta penegasan silsilah dan komitmen menjaga adat istiadat.

– Penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengurus Yayasan periode 2026-2031 meliputi Dewan Pembina, Pengawas, dan Pengurus Harian.

– Prosesi Tepung Tawar yang akan dipimpin oleh para tetua adat dan pemangku raja.

– Silaturahmi Akbar bersama kerabat trah se-Borneo disertai jamuan daulat.

Sementara itu, Ketua Umum YKBPMTK, Indra Usma, menambahkan bahwa organisasi ini akan menjadi wadah resmi bagi kerabat trah untuk bergerak di bidang sosial, pendidikan, budaya, dan ekonomi.

“Legalitas yayasan sudah terbit dari Kemenkumham. Setelah dikukuhkan, kita langsung menjalankan program kerja, mulai dari pelestarian budaya Melayu, pelatihan UMKM songket, hingga digitalisasi manuskrip kesultanan,” jelasnya.

Undangan telah disiapkan untuk disebar ke Kesultanan Serumpun, Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Singkawang, Gubernur Kalbar, Kapolres, Walikota dan Wakil Walikota Singkawang, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.

Seluruh tamu dan kerabat diwajibkan mengenakan busana adat, yaitu Baju Teluk Belanga lengkap dengan Tanjak atau Songkok bagi pria, dan Baju Kurung Songket bagi wanita. Mengusung tema: “Takkan Melayu Hilang di Bumi, Beradat Berdaulat Junjung Negeri”.

Facebook Comments Box

Penulis : Zaldi Aswan

Sumber Berita: Golbar Aryanto

Berita Terkait

Ketua DPR di Singkawang Diduga Kontradiksi: Serukan Semua Tambang Galian C Ilegal, Padahal Miliki Tambang Sendiri
DPD Golkar Singkawang Salurkan Bantuan Sembako untuk Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) Sekota Singkawang
Pemeriksaan Setempat Perkara No. 21/Pdt.G/2026/PN Sbs Ungkap Kontradiksi Dokumen dan Fakta Lapangan, Diduga Error In Objecto dan Tumpang Tindih Lahan
Kabut Asap Semakin Memburuk di Singkawang, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya
Sinergi Baznas, BPM Singkawang dan Aliansi Masyarakat Peduli Singkawang untuk Relawan MPA
Kolaborasi Hijau di Karimunting, PT GCL Indo Tenaga Tata Pesisir Hadapi Ancaman Abrasi
Barisan Pemuda Melayu Singkawang Salurkan Bantuan untuk Petugas Pemadam Kebakaran Lahan
Kabut Asap Selimuti Singkawang, Polres Gelar Sholat Istisqo Memohon Turunnya Hujan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:30

Ketua DPR di Singkawang Diduga Kontradiksi: Serukan Semua Tambang Galian C Ilegal, Padahal Miliki Tambang Sendiri

Jumat, 18 September 2026 - 16:32

DPD Golkar Singkawang Salurkan Bantuan Sembako untuk Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) Sekota Singkawang

Jumat, 18 September 2026 - 16:25

Pemeriksaan Setempat Perkara No. 21/Pdt.G/2026/PN Sbs Ungkap Kontradiksi Dokumen dan Fakta Lapangan, Diduga Error In Objecto dan Tumpang Tindih Lahan

Minggu, 6 September 2026 - 21:17

Kabut Asap Semakin Memburuk di Singkawang, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya

Sabtu, 5 September 2026 - 00:47

Sinergi Baznas, BPM Singkawang dan Aliansi Masyarakat Peduli Singkawang untuk Relawan MPA

Berita Terbaru