SINGKAWANG, Garudapost.id Kalbar – Aksi perampokan bersenjata tajam menyasar sebuah tempat usaha mesin tembak ikan di Jalan Abadi, RT 21/RW 08, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari.
Insiden ini mencuat ke publik setelah rekaman video aksi pelaku viral melalui akun TikTok @jejak_politika. Dalam cuplikan video yang diduga berasal dari kamera pengawas (CCTV) tersebut, terlihat seorang pria mengenakan helm mengacungkan senjata tajam ke arah seorang karyawan wanita. Usai menggasak isi laci, pelaku langsung melarikan diri.

Penelusuran tim media di lokasi kejadian mengonfirmasi kebenaran peristiwa tersebut. Salah satu karyawan yang meminta identitasnya dirahasiakan membenarkan adanya aksi penodongan itu.
“Saya baru tahu siang tadi dari rekan yang bertugas sebagai kasir saat kejadian. Dia tidak masuk hari ini karena pergantian shift,” ungkapnya.
Meski membenarkan adanya perampokan, para karyawan enggan merinci kronologi maupun total kerugian yang diderita. “Langsung tanyakan ke bos saja,” pungkas karyawan wanita tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pemilik usaha yang akrab disapa Asiong belum memberikan respons saat dikonfirmasi via WhatsApp. Sikap serupa juga ditunjukkan oleh karyawan yang menjadi korban langsung; ia memilih bungkam dan hanya memberikan jawaban singkat, “Langsung tanya sama bos saja ya.”
Urgensi Evaluasi Izin dan Penegakan Hukum
Kejadian ini menjadi preseden buruk bagi keamanan di wilayah pemukiman padat penduduk. Keberadaan usaha mesin tembak ikan di lokasi tersebut kini menjadi sorotan tajam. Sudah menjadi rahasia umum bagi warga Singkawang bahwa aktivitas semacam ini disinyalir kuat sebagai praktik perjudian terselubung.
Aparat Penegak Hukum (APH) dituntut tidak hanya fokus mengejar pelaku perampokan, tetapi juga bertindak tegas menertibkan aktivitas usaha yang meresahkan warga. Selain itu, Pemerintah Kota Singkawang didesak segera mengevaluasi izin operasional usaha ketangkasan di tengah pemukiman warga, mengingat tingginya potensi kerawanan sosial dan tindak kriminalitas yang ditimbulkan.
Masyarakat menanti pernyataan resmi dan langkah hukum konkret dari kepolisian terkait peristiwa yang mengusik ketertiban umum ini.
Penulis : Dino Santana








