Gawai Dayak ke-XVIII Melawi Siap Digelar, Angkat Tema Dayak Bebiris ‘Sigik Nyuruh Bisik Seloka Nyuruh Berada

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MELAWI, Garusapost.id Kalbar – Perayaan budaya tahunan masyarakat Dayak, Gawai Dayak ke-XVIII Kabupaten Melawi Tahun 2026, dipastikan siap digelar pada 28 hingga 31 Mei 2026 di Stadion Raden Temenggung Setia Pahlawan, Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi.

Tahun ini, perhelatan akbar tersebut mengusung tema, “Dayak Bebiris’ Sigik Nyuruh Bisik’ Seloka Nyuruh Berada: Budaya Zaman Tuha, Resistensi Masyarakat Adat Dayak di Tengah Kemajuan Zaman.”

Tema ini mengandung makna mendalam tentang semangat masyarakat adat Dayak dalam menjaga warisan budaya leluhur sebagai identitas yang tetap kokoh di tengah derasnya perkembangan modernisasi.

Ketua Panitia Gawai Dayak Kabupaten Melawi, Saleh Tapa, menyampaikan bahwa tema yang diangkat menjadi refleksi komitmen bersama dalam mempertahankan nilai-nilai adat dan tradisi agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.

“Tema ini menggambarkan kekuatan masyarakat adat Dayak dalam menjaga akar budaya leluhur. Kemajuan zaman adalah keniscayaan, namun identitas budaya tidak boleh luntur. Justru budaya harus menjadi fondasi dalam melangkah ke masa depan,” ujar Saleh Tapa, kepada Wartawan Minggu (3/5/2026).

Ia menegaskan, Gawai Dayak bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat jati diri masyarakat Dayak sekaligus mewariskan nilai-nilai adat kepada generasi muda.

“Kami ingin generasi muda memahami bahwa budaya Dayak bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi kekuatan hidup yang harus terus dirawat, dibanggakan, dan dikembangkan,” tambahnya.

Gawai Dayak ke-XVIII akan menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya display karnaval budaya, fashion show casual Dayak, perlombaan tradisional, pertunjukan seni dan budaya, hiburan stand pameran, pentas lagu Dayak, serta ajang Inau Gawai Tahun 2026.

Selain menjadi ruang pelestarian budaya, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap geliat ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM, pengrajin lokal, serta pelaku seni kreatif di Kabupaten Melawi.

Panitia pelaksana bersama Dewan Adat Dayak Kabupaten Melawi mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan memeriahkan perhelatan budaya terbesar tersebut.

“Mari bersama-sama kita sukseskan Gawai Dayak ke-XVIII ini sebagai bukti bahwa budaya Dayak tetap berdiri teguh, hidup, dan menjadi kebanggaan kita bersama,” ungkap Saleh Tapa.

Gawai Dayak ke-XVIII Kabupaten Melawi 2026 hadir sebagai simbol keteguhan adat, kebersamaan, dan semangat menjaga warisan leluhur di tengah arus kemajuan zaman.

“Hadiri dan Meriahkan, Lestarikan Budaya, Eratkan Persaudaraan.” Ajak Saleh

Facebook Comments Box

Penulis : Zaldi Aswan

Sumber Berita: Pontianak Post

Berita Terkait

Ketua DPR di Singkawang Diduga Kontradiksi: Serukan Semua Tambang Galian C Ilegal, Padahal Miliki Tambang Sendiri
DPD Golkar Singkawang Salurkan Bantuan Sembako untuk Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) Sekota Singkawang
Pemeriksaan Setempat Perkara No. 21/Pdt.G/2026/PN Sbs Ungkap Kontradiksi Dokumen dan Fakta Lapangan, Diduga Error In Objecto dan Tumpang Tindih Lahan
Kabut Asap Semakin Memburuk di Singkawang, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya
Sinergi Baznas, BPM Singkawang dan Aliansi Masyarakat Peduli Singkawang untuk Relawan MPA
Kolaborasi Hijau di Karimunting, PT GCL Indo Tenaga Tata Pesisir Hadapi Ancaman Abrasi
Barisan Pemuda Melayu Singkawang Salurkan Bantuan untuk Petugas Pemadam Kebakaran Lahan
Kabut Asap Selimuti Singkawang, Polres Gelar Sholat Istisqo Memohon Turunnya Hujan

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:30

Ketua DPR di Singkawang Diduga Kontradiksi: Serukan Semua Tambang Galian C Ilegal, Padahal Miliki Tambang Sendiri

Jumat, 18 September 2026 - 16:32

DPD Golkar Singkawang Salurkan Bantuan Sembako untuk Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) Sekota Singkawang

Jumat, 18 September 2026 - 16:25

Pemeriksaan Setempat Perkara No. 21/Pdt.G/2026/PN Sbs Ungkap Kontradiksi Dokumen dan Fakta Lapangan, Diduga Error In Objecto dan Tumpang Tindih Lahan

Minggu, 6 September 2026 - 21:17

Kabut Asap Semakin Memburuk di Singkawang, Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya

Sabtu, 5 September 2026 - 00:47

Sinergi Baznas, BPM Singkawang dan Aliansi Masyarakat Peduli Singkawang untuk Relawan MPA

Berita Terbaru