SINGKAWANG, Garudapost.id Kalbar – Kasus penganiayaan sadis terhadap Wesley (12), siswa SMP Negeri 2 Singkawang yang dipukul kepalanya dengan palu oleh teman sebayanya, masih menjadi sorotan publik. Hingga hari ini, kondisi bocah malang itu masih sangat memprihatinkan dan terus menjalani perawatan intensif di RSUD Abdul Aziz Singkawang (22/05/2026).
Menurut kesaksian ibu korban, Chinusha (38), kejadian yang terjadi di Jalan KS Tubun pekan lalu ternyata telah direncanakan dengan matang. Sebelum melakukan serangan, pelaku terlihat memantau situasi dan bahkan menyuruh teman-teman Wesley pergi ke warung agar tidak ada saksi.

Setelah situasi sepi, pelaku langsung melayangkan pukulan palu tepat ke arah kepala Wesley. Akibat hantaman keras itu, Wesley langsung kejang-kejang dan terkapar bersimbah darah di lokasi kejadian.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan bahwa Wesley mengalami kerusakan yang sangat serius. Tengkorak kepalanya pecah dan terjadi trauma saraf yang membuat salah satu kakinya tidak bisa digerakkan sama sekali.
“Sekarang salah satu kakinya sudah tidak bisa digerakkan. Ternyata dampaknya sampai ke saraf di bagian kaki karena luka di kepala itu sangat parah,” ucap Chinusha dengan suara lirih saat ditemui di rumah sakit, Jumat (22/5).

Tim medis menyebutkan bahwa Wesley memerlukan penanganan jangka panjang, termasuk operasi lanjutan untuk pemasangan tempurung kepala dan terapi rutin. Namun hingga saat ini, dokter belum bisa memberikan jaminan apakah Wesley bisa sembuh sempurna atau akan mengalami cacat permanen.
Selain penderitaan fisik yang dialami Wesley, keluarga juga harus menghadapi beban ekonomi yang berat. Biaya perawatan dan operasi yang tidak sedikit menjadi tantangan tersendiri bagi mereka yang berharap putranya bisa pulih kembali.
Wesley yang dikenal sebagai anak pendiam dan baik hati kini harus berjuang keras melawan rasa sakit dan ketidakpastian masa depannya, sementara pelaku yang masih di bawah umur masih dalam proses penyidikan oleh pihak berwajib.
Penulis : Zaldi Aswan
Sumber Berita: Nuansa Kalbar








